Senin, 27 Februari 2012

Bagaimana Cara Membuat Anak yang Cerdas Sejak dalam Kandungan

cara anak menjadi cerdasSetiap orang tua ingin anaknya cerdas, pintar dan jenius. Tidak ada yang berharap anaknya jadi bodoh. Oleh karena itu tidak heran jika ada orang tua yang menyalahkan pihak sekolah, pergaulan anak dan lingkungan yang tidak beres.  Padahal tidak hanya itu masalahnya.
Tiga faktor itu berperan dalam perjalanan proses pengembangan anak, sedangkan bakat “bodoh” justru terletak pada bagaimana orang tua memberikan awal kehidupan kepada anak.
Kita bisa membuat anak menjadi cerdas sejak dalam kandungan. Perkembangan ilmu pengetahuan memungkinkan hal tersebut, kita bisa merangsang kecerdasan anak sejak masih dalam kandungan. Kita juga bisa melihat perkembangan kecerdasannya.
Berikut ha yang bisa kamu lakukan untuk mendidik atau merangsang kecerdasan anak dalam kandungan:
1. Berikan nutrisi yang cukup
Berbicara tentang kecerdasan, itu berhubungan dengan kualitas otak. Dan kualitas otak dipengaruhi beberapa faktor. Dan faktor yang mempengaruhi, salah satunya adalah kebutuhan gizi. Jadi pastikan Anda mengkonsumsi nutrisi yang memadai. Artinya asupan karbohidrat, protein, dan mineralnya terpenuhi dengan baik.
Kebutuhan gizi ini juga, bukan hanya ketika ibu mengandung. Tetapi juga ketika ia siap untuk mengandung.
2. Tidak menderita penyakit
Pastikan ketika mengandung, seorang ibu tidak dalam kondisi sakit. Jaga terus kesehatan Anda atau istri Anda. Penyakit di sini bermakna segala penyakit yang mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak dalam kandungan.
3. Jangan pernah merokok
Merokok memang kebiasaan buruk. Hal itu karena dampak yang merugikan bagi pemakainya sendiri. Padahal dalam bungkus rokok telah tertulis peringatan. Yang isinya kira-kira begini, “Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin.” Jadi sebaiknya kamu tidak merokok jika ingin anak kamu cerdas.
4. Perhatikan faktor psikologis
Perkembangan kecerdasan bayi, juga dipengaruhi oleh faktor psikologis dari ibu. Adanya perhatian penuh dari ibu hamil terhadap kandungannya. Kamu bisa memberikan rangsangan berupa sentuhan secara sengaja kepada bayi. Secara emosional akan terjadi kontak. Jika ibu dalam keadaan gembira, dalam darahnya akan melepaskan ne transmitter zat-zat rasa senang, sehingga bayi juga akan merasa senang.
Kesimpulan:
Untuk bisa memenuhi 4 faktor tersebut memang cukup berat. Oleh karena itu, orang tua harus merencanakan kapan mempunyai anak, bagaimana pemenuhan nutrisinya, dan sebagainya. Tidak hanya itu, kapan menikah juga harus direncanakan. Jadi intinya, kita butuh membuat merencanakan untuk membuat anak menjadi cerdas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar